Edward Manalu

""…..Bravo Sosio Christy…..""

  • Amsal 16:3

  • FB

  • Categories

  • OPTION

  • Kalender

    March 2011
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • My-Twitter

    Follow edwardmanalu10 on Twitter

  • AddThis

    Bookmark and Share


  • Ketik kata atau ayat:

     
    Alkitab   Bahan

  • My Statistick

    • 48,614 Click
  • Top Created

  • Top-Ten

Bahan Khotbah Yesaya 66:10-14

Posted by Edward Manalu on March 29, 2011

Bersukacita Dalam Kasih Tuhan

Yesaya 66:10-14

 

PENDAHULUAN

Hari-hari yang diberikan Allah bagi kita untuk hidup adalah sekaligus waktu yang diberikan dengan berbagai gambaran penyertaanNya. Permasalahan dan tantangan akan senantiasa datang dengan silih berganti, sukacita dan hukuman akan senantiasa menjadi hiasan yang memberikan kita waktu untuk melihat kembali bagaimana kehendak Allah. tentunya dengan keyakinan bahwa Allah akan senantiasa memperhatikan kita dan atau menyertai kita dalam setiap gerak kehidupan kita akan menjadi pelajaran yang akan membawa kita kedalam pengertian akan kasihNya.

 

Perubahan-perubahan yang kita rasakan dan alami dalam kehidupan ini bukan ada dalam khayalan, namun ini nyata menjadi bagian dari kehidupan kita. Tentunya dengan menghadapi masalah kita dituntut untuk melaksanakan iman kita dalam kenyataan juga, hal ini perlu agar hidup yang kita jalani memiliki makna kesaksian bahwa Allah itu nyata dan telah dinyatakan dalam dunia, untuk itu iman juga harus nyata dan kita nyatakan sebagai buah-buah yang kelihatan dan menjadi berkat bagi dunia.

 

Pemahaman diatas sangat penting, sebab masa sekarang banyak manusia ketika dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan akhirnya goyah dan mau dipermainkan oleh permasalahan tersebut. Manusia sering larut dengan masalah yang dihadapinya, sehingga kehilangan sukacita dan bahkan menghadapi masalahnya dengan langkah-langkah instant yang seolah-olah manusia telah terlebih dahulu menyerah dalam hatinya. Manusia yang terlebih dahulu menyerah tentunya akan mudah untuk dikalahkan oleh masalahnya, manusia lebih mudah jatuh kedalam genggaman si jahat yang akan memperdayakan imannya. Maka dengan demikian kita perlu bijaksana dalam menghadapi proses kehidupan, tanyakan kembali bagaimana kehendak Allah dalam setiap fenomena yang kita jumpai.

 

PEMBAHASAN NATS

Ayat 10-11: Kita yang hidup dalam dunia ini diminta Allah untuk bersukacita dan bersorak-sorak bersama-sama dalam menikmati berkat Kasih Tuhan.

Tuhan Allah telah memberikan kemenangan atas kehidupan kita, sama dengan bangsa Israel yang bersukacita dan meneriakkan kemenangan mereka atas pembuangan yang mereka lalui. Bangsa itu menang dan mampu keluar dari tanah perbudakan hanya oleh karena Kasih Tuhan. Tuhan menjadi Pahlawan mereka, Tuhan menjadi Penyelamat mereka. Itulah yang mereka sorak-sorakkan.

 

Penderitaan yang mereka lalui sebelumnya adalah hukuman Tuhan atas pelanggaran dan dosa mereka. Penghukuman itu juga adalah pembuktian bahwa Tuhan Allah lebih berkuasa atas bangsa itu sekaligus mengasihi bangsa itu juga. Sebab dengan adanya hukuman bagi umat Israel, Allah menginginkan adanya pertobatan dari umatNya. Masa pembuangan itu dijalani bangsa Israel dan akhirnya mereka memohon ampun kepada Tuhan Allah atas dosa-dosa mereka. Akhirnya Tuhan membebaskan mereka dari tanah perbudakan.

 

Masa ketika Allah memberikan kebebasan itu tentunya menjadi sukacita yang besar bagi bangsa Israel. Bukan hanya kegembiraan bagi sebagian orang, namun penyelamatan Tuhan ialah bagi seluruh umatNya, oleh karena itu nabi Yesaya menyatakan “Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem”. Tentunya pernyataan itu menunjukkan entitas manusia yang percaya kepada Allah. Seorang adalah bahagian dari yang lainnya dalam kasih Allah. Menikmati kasih Allah juga diharapkan dengan bersama-sama, sebab bagaimana mungkin kita bersukacita ketika seseorang dari kita berduka?

 

Ayat 12-13:      Kasih Allah Tidak Pernah Berhenti

Tuhan mengalirkan keselamatan seperti sungai, kekayaan seperti batang air yang membanjir dan Allah akan senantiasa mengasihi kita seperti kasih seorang ibu. Apa yang kita alami pada saat ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kita, sebab bagaimanapun kemampuan manusia untuk berpikir, manusia tidak akan mampu mengukur seluruh berkat yang diterimanya. Sebab berkat Allah tak berkesudahan, berkat Allah tidak akan terhingga dan satu hal yang penting bahwa berkat Allah diberikan atas kehendakNya.

 

Kasih Allah itu bukan hanya sebagai Tuhan yang memberikan hukuman bagi manusia, namun kasih Allah itu juga begitu lemah lembut, seperti kasih seorang ibu bagi anak-anaknya, dan juga kasih ibu bagi keluarganya. Kasih Allah yang lemah lembut ini memangku dan memberikan kita kehidupan. Ibu yang dimaksud ialah Allah sendiri melalui berkat dan kasihNya yang tidak terbatas bagi kita anak-anakNya.

 

Ayat 14: Sukacita Dari Tuhan Allah Memberi Kehidupan Yang Nyata

Manusia yang mengalami masalah tentunya membutuhnya penghiburan, manusia juga membutuhkan ketenangan dalam hatinya sebagai modal untuk menghadapi masalahnya. Namun penghiburan untuk menenangkan hati itu sering dicari manusia jauh dari pangkuan Kasih Allah, manusia mencarinya dengan bermain dengan menaruhkan sesuatu, dah bahkan mensugesti dirinya sendiri dengan minuman sampai mabuk. Tentunya penghiburan itu bukanlah yang membawa kebahagiaan dan sukacita, tetapi sebaliknya masalah baru akan dilahirkan.

 

Penghiburan sejati hanya ada dalam Allah, sebab hanya Dia yang berkuasa atas segala masalah dan juga penderitaan yang dihadapi manusia. Kasih Tuhan tentunya memberikan ketenangan dan sukacita bagi kita umatNya dengan satu ketentuan yakni “Kita Betah dalam Pangkuan Kasih Tuhan Allah” dengan demikian kita akan beroleh sukacita senantiasa. Amin

 

 

Created By. CPdt.Edward Manalu, STh

About these ads

One Response to “Bahan Khotbah Yesaya 66:10-14”

  1. lucius siahaan said

    bagus firman Tuhan nya bang,, q pelajari dulu ya,, q mau bawa khotbah partangiangan di sektor gereja.. GB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: