Edward Manalu

""…..Bravo Sosio Christy…..""

  • Amsal 16:3

  • FB

  • Categories

  • OPTION

  • Kalender

    April 2011
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • My-Twitter

    Follow edwardmanalu10 on Twitter

  • AddThis

    Bookmark and Share


  • Ketik kata atau ayat:

     
    Alkitab   Bahan

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Join 6 other followers

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other followers

  • My Statistick

    • 44,711 Click
  • Top Created

  • Top-Ten

Bahan Khotbah Yohanes 13:14-15

Posted by Edward Manalu on April 12, 2011

MENGIKUT YESUS MERENDAHKAN HATI

Yohanes 13:14-15

Pendahuluan

Kristen merupakan satu agama yang menyakini akan kepemimpinan Yesus Kristus. Gaya kehidupan Yesus pada masa hidupnya, banyak memiliki perbedaan dengan gaya hidup orang-orang pada zamannya. Gaya kehidupan Yesus yang paling dikenal ialah “Kerendahan hatiNya”. Gaya hidup itu menjadi bentuk dari gaya kepemimpinanNya sebagai seorang Hamba. Yesus menjadi Hamba bagi murid-muridNya, sebagai seorang Hamba, Dia melakukan pelayanan bagi murid-muridNya dan juga bagi manusia yang lainnya. Yesus juga mengutarakan bahwa “siapa yang terbesar dialah yang terkecil dan siapa yang terkecil dialah yang terbesar”. Firman ajaranNya itu menyatakan bahwa seorang pemimpin itu adalah seorang yang mau merendahkan hati dan juga melayani yang dipimpinnya.

Jika kita melihat zaman ini, dengan kehidupan manusia yang disibukkan dengan kegiatan sehari-hari mereka dalam pekerjaan, keluarga dan juga kegiatan lainnya. Seolah-olah manusia tidak sempat lagi untuk menunjukkan jati dirinya sebagai orang Kristen yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus. Tuntutan zaman membentuk gaya hidup manusia yang lari dari kemanusiaannya (Humanitas-sosial). Contoh konkretnya pada saat orang Kristen akan beribadah di gerejaNya, penulis sendiri sudah sering melihat ada anggota gereja yang menemui bungkusan plastik dan juga kemasan minuman gelas yang berserakan di muka gereja. Ada beberapa orang yang membiarkannya saja, seolah-olah hal itu hal biasa. Namun yang lebih ironisnya ada juga yang menyalahkan orang lain, dengan menyeletuk “dimana petugas kebersihan, masakan sampah berserakan begini…? Jika dipikirkan apa salahnya kalau jemaat itu sendiri yang mengambil dan membuang meletakkan sampah itu pada tempatnya. Tidak harus menunggu orang untuk melakukannya, tidak harus memerintahkan orang lain juga atau bahkan jangan sampai kepada sikap menyalahkan orang lain.

Eksegetis

1. Melayani dengan rendah hati (14)

Perkataan ini disampaikan oleh Yesus sendiri setelah Dia membasuh kaki murid-muridNya. Yesus adalah Tuhan, dan yang dipanggil guru oleh murid-muridNya melakukan tindakan yang seharusnya dilakukan oleh seorang hamba terhadap tuannya. Namun Yesus sebagai Tuhan dan Guru melakukannya bagi murid-muridNya yang jabatannya lebih tinggi daripada murid-muridNya. Dengan demikian Yesus telah mengajarkan untuk berpola hidup sebagai “Pemimpin yang Melayani”.

Selanjutnya Yesus menyatakan “maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu” firman Yesus ini adalah perintah bagi murid-muridNya untuk saling membasuh kaki (saling melayani). Yesus memberikan suatu pola hidup yang wajib dijalani oleh murid-muridNya. Kata “wajib” menyatakan harus dilaksanakan atau dilakukan. Dengan demikian seluruh umat Kristen harus merendahkan dirinya masing-masing terhadap sesamanya dan terutama dihadapan Allah. Sebab, makna membasuh kaki ialah merendahkan hati, sikap hormat dan menghargai. Tentunya dengan pola hidup yang demikian relasi kehidupan umat manusia akan ada dalam kedamaian.

2. Yesus telah merendahkan hatinya adalah Tuhan dan Teladan (15)

Teladan adalah bentuk yang baik untuk dijadikan panutan dan contoh. Teladan memiliki sikap berpihak pada kebenaran dan kepada tatanan yang mengutamakan pola hidup yang boleh ditiru orang yang melihatnya. Yesus sendiri menginginkan agar sikap dan kehidupanNya menjadi teladan dalam kehidupan kita. Kita dianjurkan untuk melakukan yang sama dengan yang dilakukan Yesus. Dengan demikian setiap pribadi dari murid-murid Yesus diminta untuk memiliki pola hidup yang merendahkan hati dan saling melayani. Sebab dengan menjadikan Kristus sebagai teladan, maka perdamaian dan kehidupan yang semakin baik akan lebih terpola dengan nyata.

Aplikasi

1. Segenap umat Kristen seharusnya menjadi pribadi-pribadi yang merendahkan hati, sebab:

a. Merendahkan hati telah dilaksanakan oleh Tuhan sendiri dan diwajibkan untuk dilakukan

b. Merendahkan hati jauh dari sikap kesombongan dan individualisme

c. Merendahkan hati mengacu kepada hidup damai dan saling menghormati

d. Merendahkan hati adalah bentuk hidup dalam kasih Tuhan, dengan merendahkan hati maka kita telah mengasihi Allah dengan melaksanakan kehendakNya. Dengan merendahkan hati, juga telah mengasihi sesama kita yang menghormati dan menghargai.

2. Menjadikan Kristus sebagai Teladan dalam kehidupan, sudahkan itu kita lakukan? Kalau sudah kembangkanlah dan kalau belum lakukanlah, dan lihatlah damai Allah akan ada dalam hati orang-orang yang melakukannya dengan sukacita.

3. Jika kita berani mengaku sebagai orang kristen, maka beranilah Merendahkan Hati. Jangan takut sebab, siapa yang mau melakukan akan ditinggikanNya.

 

    Shalom…

    TUHAN memberkati kita semua…….

    C.Pdt.Edward Manalu, STh

    About these ads

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

     
    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: