Edward Manalu

""…..Bravo Sosio Christy…..""

  • Amsal 16:3

  • FB

  • Categories

  • OPTION

  • Kalender

    April 2011
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • My-Twitter

    Follow edwardmanalu10 on Twitter

  • AddThis

    Bookmark and Share


  • Ketik kata atau ayat:

     
    Alkitab   Bahan

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Join 5 other followers

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other followers

  • My Statistick

    • 39,420 Click
  • Top Created

  • Top-Ten

Bahan Khotbah Yesaya:52:13-53:12

Posted by Edward Manalu on April 21, 2011

Yesus Adalah Mesias Yang Menderita

Yesaya 52:13-53:12

PENDAHULUAN

Jika manusia merayakan hari kelahiran (Ulang Tahun) itu hal yang biasa, jika manusia merayakan hari-hari yang sukacita itu juga hal yang biasa. Namun bagaimana dengan kekristenan sendiri yang merayakan Jum’at Agung yakni memperingati hari Kematian Yesus Kristus. Tentu saja hal itu paradoks dengan pemahaman umat manusia pada umumnya. Apakah dibalik Kematian Yesus tersebut?

Tuhan Allah telah merencanakan penyelamatan untuk manusia. Penyelamatan yang dilaksanakan Allah ialah keselamatan manusia atas dosa dan pelanggarannya. Dengan demikian Kematian Kristus ialah bentuk dari Kebesaran Kasih Allah untuk Keselamatan Manusia yang Sangat di KasihiNya.

Eksegese

1. Rencana Penyelamatan Allah Paradoks yang akan dikenang dunia (52:13-15)

Penyelamatan Manusia dari dosa-dosanya telah direncanakan Allah, penyelamatan itu akan berhasil karena sudah menjadi ketetapan Allah. penyelamat itu akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan (52:13), banyak orang akan tertegun melihat Dia (52:14) karena dia tidak seperti manusia lagi karena buruk rupanya (52:14). Kisah inilah yang akan diperdengarkan kepada seluruh dunia, dan akan banyak orang dari berbagai bangsa dan raja-raja tercengang medengarnya (52:15).

Penyelamatan Yesus dengan kematianNya di Kayu salib adalah peristiwa yang sangat tragis. Yesus dicambuk, dipukul, ditendang, diludahi, dibenci, dipertontonkan sebagai seorang penjahat. Seluruhnya itu menunjukkan bahwa Yesus adalah penjahat yang pantas untuk di hukum, Yesus adalah penjahat dihadapan manusia yang lain. Dia tidak pantas menjadi bahagian kehidupan manusia secara normal. Tetapi dibaliknya, jelas bahwa itu adalah kehendak Tuhan yang harus terjadi dan dialaminya, sebab dengan cara demikianlah karya keselamatan itu dapat diwujudkan. Manusia di dunia tidak mengerti akan hal itu, sebab hanya Tuhan yang tahu. Seluruhnya itu kita ketahui sekarang dan banyak dari jaman ini yang tercengang dengan Karya Tuhan tersebut.

2. Penyelamatan Oleh Hamba Yang Hina (53:1-3)

Dalam kenyataan hidup dinuia ini, kehinaan akan menjadi sesuatu hal yang sangat menyakitkan. Orang yang hina akan menjijikkan dihadapan orang lain, menjadi batu sandungan yang akan disingkirkan, menjadi sumber mala petaka yang seharusnya dimusnahkan. Seluruhnya itu telah dialami Yesus Kristus dalam hidupNya, dalam peristiwa salib tak seorangpun yang dapat membantu dia, dihadapan dunia Ia dianggap manusia yang hina.

Sejak kelahiran Yesus di Kandang Domba, kehinaanNya telah dinyatakan, kerendahanNya telah ditunjukkan. Kesengsaraan dan penderitaan telah biasa dialaminya di dunia (bnd. 53:3). Yesus sangat hina, bukan hanya sekedar hina, namun lebih daripada hina. Kehinaan itu memang nyata dalam kehidupanNya, Dia tidak berarti dihadapan manusia yang dianggap sebagai pemuka agama Yahudi pada saat itu, bahkan ditingkatan pemerintahan juga dianggap sebagai ancaman.

Namun kehinaanNya itu adalah kehinaan manusia sendiri, sebab Dia adalah Taruk yang Tumbuh dihadapan Tuhan sekaligus yang sebagai Tunas yang tumbuh di tanah yang kering. (53:2). Pernyataan ini menunjukkan bahwa Mesias yang akan datang itu ialah Tunas yang berasal dari Allah namun akan mengalami kehinaan dihadapan manusia. Itulah yang dilami Kristus dalam kehidupanNya sejak dari kelahiranNya sendiri di dunia.

3. KesengsaraanNya untuk Kita yang Berdosa (53:4-5)

Manusia yang berdosa itu, disinonimkan dengan manusia yang sakit, tidak sehat sebagaimana manusia normal sesungguhnya. Keberdosaan itu juga mengakibatkan kesengsaraan, seperti manusia yang kena tulah. Seluruhnya itu ditanggung oleh Mesias yang dijanjikan, yakni menahan sakit, sengsara seolah-olah Dia dikutuk oleh Allah dengan tulahNya. Namun, seluruhnya itu adalah kerelaanNya untuk menanggung dosa manusia. Sebab yang sepantasnya memperoleh itu adalah kita yang berdosa (53:4). Keberdosan juga dipandang sebagai pemberontakan dan kejahatan yang seharusnya memperoleh ganjaran, ditikam dan diremukkan. Namun Mesias yang dijanjikan itu akan menanggung seluruhnya itu, padahal seharusnya manusia yang berdosa yang menanggungnya. Allah sungguh mengasihi manusia, bagaimana dengan kita?? Apakah kita telah sungguh-sungguh mengasihi Tuhan…?

4. Dia rela Sengsara hanya karena KasihNya (53:6-7)

Gambaran manusia yang berdosa ialah domba yang sesat, sementara Juruslamat ialah Domba yang rela dianiaya dan ditindas, Domba yang akan dibawa kepembantaian, namun tidak sedikitpun ia mengeluh, melawan ataupun memprotes keadaanNya. Siapakah sebenarnya yang jahat? Siapakah sebenarnya yang memberontak? Ya manusia itulah yang jahat dan memberontak, tidak mau tinggal dalam himpunan bak kawanan Domba yang dihimpun dalam kebenaran Tuhan.

5. KematianNya Sebagai Pemberontak yang fasik untuk menyelamatkan Pemberontakan manusia yang fasik (53:8-12).

Mesias yang seharusnya menjadi Raja yang diagungkan harus mengalami kematian sebagai seorang pemberontak yang fasik. KematiaanNya berada diantara penjahat-penjahat, kuburannya diantara orang-orang fasik. Sesungguhnya itu hanya karena kehendak BapaNya, karena kasihNya yang besar, Ia menjadi Korban Penebus Salah bagi kita. Olehnya kita beroleh: keselamatan, disembuhkan, dipulihkan, dibbebaskan, perdamaian, hidup terang.

Garis Besar Khotbah

1. Manusia berdosa ialah pemberontakan manusia kepada Allah yang berakibat kejahatan, kefasikan, penyakit, kutuk, penindasan, hukuman dan kesengsaraan.

2. Allah menjanjikan kedatangan Mesias yang menjadi Hamba dan penuh dengan kehinaan, kesengsaraan dan kematian.

3. Seluruhnya hanya ada dalam Yesus Kristus: Yesus yang menderita sejak lahirnya sampai kepada peristiwa Via Dolorosa sampai kepada kematianNya.

4. Yesus Adalah Mesias yang dijanjikan itu, sebab belum ada manusia yang lain dalam sejarah yang sama dengan Dia.

5. Bagaimanakah makna kematianNya bagi kita saat ini??

Created by. Cln.Pdt.Edward Manalu, ST

About these ads

6 Responses to “Bahan Khotbah Yesaya:52:13-53:12”

  1. alice pngen ..... said

    Hemh

  2. marto said

    ?????????????????????????????????????????????

  3. ??????

  4. Sandy said

    Berguna banget nih buat saya.. thkz ya

  5. Hardiman said

    teu puguh silaing teh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: